07
Nov
08

Sering “Berantem” dengan Sopir Angkot…(Flash Back)

Semakin berkembangnya dunia otomotif saat ini membuat konsumen mempunyai pilihan yang jauh lebih beragam, sesuai yang diinginkannya dan sesuai dengan kebutuhannya. Tak terkecuali para remaja. Jika orang tuanya berduit, mereka bisa memilih mobil apa saja, baik dari yang terbaru maupun yang tercanggih. Namun, tak demikian halnya dengan remaja yang satu ini. Bunga Zainal sementara ini harus puas dengan city car hasil jerih payahnya sendiri. Syukurnya, tunggangan Bunga saat ini sudah cukup bisa diandalkan untuk membawanya bepergian melakukan aktivitasnya sehari-hari.


Ya, gadis kelahiran Jakarta, 23 Maret 1987 ini mengaku belum bisa memiliki mobil mewah. Namun, bila sudah cukup uangnya nanti, putri ke-empat dari enam bersaudara pasangan Safury Husein dan Evy Zainalbener, canggih dan keren abis BMW Seri 7. Pengen banget aku punya sedan Jerman itu. Tapi, apa daya, danaku saat ini tidak mencukupi,` tutur pemilik tinggi 162 cm dan berat 42 kg tersebut sambil tertawa.

Memang sedikit susah membayangkan gadis manis 21 tahun ini sudah ada di belakang Seri 7 yang terbilang besar itu. Mudah-mudahan, kalau uangnya sudah cukup untuk membeli Seri 7, maka sosok Bunga pun sudah cukup ‘besar’ untuk menungganginya. Namun, artis yang sudah menjadi bintang iklan 10 produk mengaku memang harus bersabar. Nah, sabarnya itu memang agak berat. Maklum, kalau orang sudah lama bisa membawa mobil, pasti ia penasaran ingin menjajal mobil lain, terutama yang lebih keren. `Apalagi ini BMW Seri 7, wah.`

Ya, Bunga memang sudah mulai menjajal bawa mobil masih duduk di bangku SMP kelas dua. Secara pasti, artis ramah ini belajar mengemudi secara otodidak, tidak ada yang mengajarkannya. Jurusnya, penggemar masakan padang ini sering memperhatikan cara-cara orang, siapa pun, mengendarai mobil. `Tapi, kalau secara teorinya, Mamaku yang mengajarkannya. Mama yang memberitahu cara-cara memindahkan perseneling dan cara menginjak gas. Setelah itu, aku belajar sendiri dengan membawa kendaraan adikku di sekitar jalan lingkungan rumah saja,` ungkap gadis penyuka warna putih dan pink ini.

Ketika masih belum lancar mengemudi, Bunga yang telah bermain dalam beberapa sinetron, seperti Pintu Hidayah, Kala Cinta Menggoda, Pacar Pilihan dan Suci serta satu film layar lebar, yaitu Panggil Namaku 3x, tersebut memiliki pengalaman yang tidak bisa dilupakannya. Saat duduk di bangku SMA dulu, pacarnya menitipkan mobil di rumahnya karena ada suatu keperluan. Tanpa seizin pacarnya, Bunga membawa mobil tersebut bersama kakak-kakaknya menuju salah satu mal di Jakarta. Saat mobilnya sedang meluncur dengan kecepatan cukup tinggi, tiba-tiba di depan mobil pacarnya ada angkot yang berhenti mendadak. Walhasil, mobil pacarnya tersebut rusak berat karena cukup keras menabrak angkot yang tentu saja juga jadi rusak berat.

`Wah, aku jadi merasa gak enak banget sama cowokku. Dia sih nggak nuntut ganti rugi. Cuma ya kan aku tetap harus tanggung jawab. Aku tetap mengganti kerusakannya. Padahal, waktu itu sedang dekat Idul Fitri. Jadi, yah, uang yang kukumpulkan untuk keperluan Lebaran dipakai untuk biaya perbaikan mobil cowokku itu,` aku Bunga yang gemar jalan-jalan dan nonton tersebut sambil tertawa.

Tapi, tentu, soal angkot itu tak bisa lepas begitu saja dari pikiran Bunga. Seringnya bepergian di jalan raya kota Jakarta dalam melakukan aktivitasnya sehari-hari membuat gadis yang senang berpakaian kasual ini banyak melihat pengemudi yang sering melanggar rambu-rambu maupun peraturan lalu lintas lainnya. Padahal, rambu-rambu tersebut dipasang untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan saat berkendara di jalan raya. Banyaknya peraturan lalu lintas yang dilanggar membuat berkendara tidak nyaman. Banyak terjadi kecelakaan dan menimbulkan kemacetan di mana-mana. Terutama dengan pengemudi angkutan umum, yang seenaknya saja berkendara dan menghentikan kendaraan, meskipun tempat pemberhentiannya tersebut telah disediakan, masih saja mereka berhenti seenaknya saja.

`Seolah-olah mereka tidak pernah memikirkan pengemudi lainnya. Ya, termasuk angkot itu tadi. Karena berhenti sembarangan, mendadak pula, yah rusak berat deh mobilnya dan mobil cowokku,` tuturnya. Oleh sebab itu, untuk mengantisipasi hal-hal seperti ini, gadis yang ingin serius dalam dunia sinetron tersebut mengimbau pemerintah untuk lebih memperbanyak polisi yang bertugas di jalan-jalan agar mereka bisa mengatur dan menilang para pelaku pelanggaran lalu lintas.

Kok jadi ngomongin angkot terus nih? `Hehehe, iya, terus terang aku sering berantem sama sopir angkot, karena mereka semaunya saja menyalip dan berhenti di depan mobilku,` tambah Bunga sebelum mengakhiri pembicaraan. ini berkeinginan memiliki kendaraan BMW Seri 7 terbaru. `Gila


0 Responses to “Sering “Berantem” dengan Sopir Angkot…(Flash Back)”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: