Archive for November 19th, 2008

19
Nov
08

KGS epi3-4

Hindun meminta sukri untuk menagih uang kontrakan yang sudah jatuh tempo, dan hindun minta kepada sukri untuk tidak memberikan kelonggaran kepada siapapun juga karena hal itu bisa membuat orang itu keenakkan dan akan semakin ngelunjak.
Sukri yang penggeng liat ocehan hindunn, langsung men CUT CUT pembicaraan hindun. Iyee…iyee.. udah dehh bawel banget sich…..nanti kalau ada waktu, gua tagih tuh kontrakann!
Kenapa sich abang ama bini pake bentak2 segala, khan wajar aja kalau bini ingetin laginya, emangnya engak bisa yach kalau bicara baek2.. herannn! HUH!!
Yailee.. wanita dari tulang rusuk… kekerasan dia bengkok, kelembekan dia patah…Huh!..salah melulu lagi bawaannya…payahh.. payah!!

kgs5

Keesokkan harinya… Continue reading ‘KGS epi3-4′

19
Nov
08

KGS epi2

Kedua keluarga Rasyid dan Sukri masih ada berbebat enga ada habis2nya, apalagi keisengan anak2nya yang kian hari makin menjadi.
Nurlela yang emang tomboy asyik2 aja bermain dengan geng2nya (Boim, somad n juniadi), seperti hari ini niatnya yang mencontohkan cara menjepret dengan benar malah menjadi bumerang buat dirinya sendiri. Jepretan yang dia lontarkan mengenai kening bapaknya sendiri, dan hal ini membuat nurlela kaget dan langsung melemparkan ketapel ke udara… dan akhirnya mendarat manis di tangan bapak Boim Grin Grin

Scene berikutnya, sudah ketebak donk… Rasyid langsung menuduh Sukri atas perbuatan yang memang tidak pernah dilakukan oleh sukri….Percekcokkan tidak bisa dihindarkan akhirnya perang mulut pun dimulai, anak2 yang melihat kondisi yang kacau bukannya melerai malah menyoraki perkelahian kedua bapak2 mereka.

Continue reading ‘KGS epi2′

19
Nov
08

Aku Masih 14 Tahun

BUNGA ZAINAL

Adi Irwandi

USIA bukan halangan bagi Joni, editor sebuah majalah remaja, untuk jatuh cinta pada Mila, gadis berusia 14 tahun. Awalnya, hubungan mereka terbilang lancar. Namun lambat laun, Joni mulai menyadari kalau perbedaan usia yang terpaut jauh, ternyata menimbulkan masalah.

Joni yang dewasa dan sabar, harus mengimbangi sosok Mila yang manja, suka mengunyah permen karet, dan membaca komik. Ketimpangan tersebut tak pelak menimbulkan pertengkaran di antara mereka.

Suatu hari, Joni bermain ke rumah Mila. Saat itulah, Joni berkenalan dengan Tanya, kakak Mila yang baru saja datang dari luar negeri. Sungguh di luar dugaan, Joni ternyata jatuh cinta pada Tanya. Pria itu merasa cocok lantaran Tanya adalah sosok gadis dewasa. Hubungan keduanya kian dekat, terlebih semenjak Tanya bekerja sebagai art director di kantor Joni.

Mila yang mulai curiga dengan kedekatan Joni dan Tanya, berinisiatif mengubah penampilannya menjadi dewasa. Rupanya, ia takut kalau Joni memutuskan hubungan asmara mereka. Namun sungguh malang, Joni malah tidak menyukai penampilan baru Mila, dan memutuskan hubungan dengan adik Tanya itu.

Kesedihan pun melanda Mila. Ia mengira kalau Joni bersikap seperti itu karena lebih menyukai Tanya. Keesokan harinya, Mila kabur dari rumah. Keruan saja Joni dan Tanya bingung mencari gadis itu. Namun peristiwa tersebut justru membuat Mila ikhlas merestui hubungan Joni dan Tanya.

19
Nov
08

Rambut Sehat ala Bunga Zainal

BUNGA Zainal amat memberikan perhatian khusus pada rambutnya. Bagi Bunga, rambut menjadi salah satu modal dalam profesinya sebagai artis dan juga demi memikat lawan jenis. Berdasarkan pengalaman, rambut menjadi faktor yang paling diperhatikan oleh mantan pacarnya. “Mereka lebih suka rambut aku panjang,” urai Bunga.

Karena itu, anak keempat dari enam bersaudara ini merawat rambut guna menjaga kesehatan mahkotanya itu. Tidak cukup bershampo, menurut Bunga, diperlukan juga creambath dan memberi vitamin untuk memperindah rambut.

19
Nov
08

Cinta Singkong Rasa Keju

BUNGA ZAINAL

Tommy Kurniawan

Firda Kussler

Husni Raydan

SIAPA bilang perempuan adalah sosok yang lemah? Ungkapan itu tidak berlaku untuk Dahlia. Tentu saja, karena di kampungnya, Dahlia terkenal sebagai pembela warga. Gadis itu selalu menolong orang-orang di pasar, dari gangguan preman yang kerap menarik pajak gak jelas. Tapi siapa sangka, di balik sikapnya yang suka menolong, Dahlia dan sang ibu tengah terbelit masalah, tidak mampu membayar rumah kontrakan yang sudah jatuh tempo.

Akhirnya, ibu Dahlia terpaksa meminjam uang kepada Samin, seorang rentenir. Suatu hari, Dahlia bertemu Jay. Ketampanan Jay membuat Dahlia jatuh hati. Namun gadis itu kesal, lantaran Jay sangat sombong. Apalagi, Jay adalah anak Samin.

Di sisi lain, Dahlia menjual kambing kesayangannya untuk membayar hutang. Apes, uang yang terkumpul masih belum cukup. Dengan terpaksa, Dahlia dan ibunya meminta waktu lagi, untuk mencari uang tambahan. Di lain pihak, Jay berusaha membantu Dahlia, dengan membeli kambing miliknya, dan mengembalikan pada Dahlia. Rupanya, Jay tahu kalau Dahlia dia-diam kerap memperhatikan dirinya.

Kebaikan Jay membuat Dahlia senang, hingga mengutarakan kalau dirinya bersedia menjadi kekasih Jay. Ternyata Jay mau menerima cinta Dahlia, dengan syarat gadis itu mau berubah feminim dan wangi. Tidak memerlukan waktu lama, Dahlia benar-benar berubah. Tidak hanya itu, ia pun tidak lagi pergi ke pasar untuk menjadi tukang parkir, atau meladeni para preman. Dahlia lebih memilih menghabiskan waktu dengan Jay.

Sampai suatu saat, tanpa sengaja Dahlia mendengar pembicaraan ayahnya dan Jay. Pada kesempatan itu, Jay mengatakan kalau hubungannya dengan Dahlia hanya sebatas teman. Tak ayal, Dahlia pun sakit hati, sehingga tidak mau lagi bertemu Jay. Keadaan itu membuat Jay sadar, kalau dirinya termakan gengsi, sehingga mengesampingkan perasaan cinta kepada Dahlia.

19
Nov
08

Sukses Sinetron Diraih Bunga Zainal (SUCI)

BUNGA Zainal tak menyangka sinetron Suci berada di rating pertama. Dara kelahiran Jakarta, 23 Maret 1987 itu bangga dan puas. Ia merasa adegan berbahaya yang dilakoni di sinetron yang disutradarai Martias Harun itu tak sia-sia. Bunga rela berurusan dengan api di salah satu scene.

Kesuksesan itu ikut menggulirkan keakraban kru dan pemain sinetron. Hubungan erat yang terjalin selama di lokasi syuting membuahkan hasil yang maksimal. Bunga bersyukur dan tak lupa mengucapkan terima kasih kepada para kru.

Di sisi lain, keakraban tersebut bahkan menimbulkan panggilan khusus. Beragam nama disematkan kepada sejumlah kru dan pemain sinetron. Mpo Atiek misalnya yang akrab disapa Oma Suci. Sedangkan Shireen di sinetron Cinta Fitri Season 2 biasa disapa Ijah.

Keakraban yang sama juga terasa di lokasi syuting sinetron Cinta Bunga. Chicho Jericho kerap menyapa Laudya Chintya Bella dengan panggilan Mama. Begitu juga sebaliknya Bella memanggil Chicho: Papa. Ini bisa dimaklumi mengingat Chicho berperan sebagai Reno, suami Bunga yang diperankan Bella.

Jalinan yang semakin erat tak heran Shireen menganggap kru lain seperti keluarga. “Secara tidak langsung jadi keluarga kedua,” ucap dara kelahiran Jakarta, 28 Januari 1992. Perasaan yang sama dialami Tengku Wisnu. Jadi meski jauh dari keluarga, mereka menghibur diri dengan bercanda ria dengan para kru. Langkah ini diakui pula sebagai upaya membunuh kejenuhan di lokasi syuting.

19
Nov
08

Cinderella Pulang Pagi

BUNGA ZAINAL

Dimas Setowardana

Harry De Fretes

Ranti Purnamasari

Sutradara : Effi Zen

DI balik nama yang diberikan orang tua, terkandung harapan agar sang anak menjadi sosok sesuai impian mereka. Karena itulah, kedua orang tua Cinderella alias Ella, memberikan nama anaknya seperti tokoh putri dalam cerita dongeng, agar dapat menikah dengan seorang pangeran. Sayang, harapan tinggal harapan, karena kenyataan yang terjadi, Ella justru tumbuh menjadi gadis tomboy, jahil, pemberani, dan mengidap insomnia sejak berusia sembilan tahun.

Akhirnya, kedua orang tua Ella sengaja memberikan tugas bersih-bersih rumah, dan ronda malam untuk mengisi waktu begadang anak semata wayang mereka.

Sementara itu dengan motivasi yang berbeda, menghilangkan penyakit tidur menjelang pukul 12 malam, Rendi yang merupakan sepupu Fitri, sahabat Ella, diikutsertakan oleh pamannya dalam rombongan ronda bersama Ella.

Awalnya, Ella dan Rendi kerap bertengkar dan tidak percaya dengan perkatakan orang tua, bahwa penyakit tidur mereka bisa terobati apabila jatuh cinta. Benar saja, mereka benar-benar sembuh sejak sering meronda berdua. Ella bisa tidur malam, sementara Rendi begadang.

Sayang, baik Rendi maupun Ella sama-sama gengsi untuk mengungkapkan perasaan. Hingga akhirnya suatu peristiwa berhasil membuka jalan mereka untuk mewujudkan impian sehidup semati.